SITU CISAMPING

Secara administratif, Situ Cisamping berada di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dan berada pada koordinat 7°44’39.5″S 108°28’30.2″E. Situ Cisamping dan Sungai Cijulang memiliki sumber mata air yang sama. Mata air Situ Cisamping dan Sungai Cijulang berasal dari sebuah lobang seperti gua yang berukuran lebar 2 meter.

Nama Cisamping berasal dari sebuah kisah perjalanan seorang Dalem Sembah Agung. Konon, Dalem Sembah Agung melakukan perjalanan untuk mencari puteranya yang hilang semasa kecil. Putranya tersebut bernama Rangga Carita, atau lebih dikenal dengan nama Sulton Muradi. Dalam perjalanan mencari keberadaan puteranya, Dalem Sembah Agung tiba di sebuah danau dan menemukan samping (kain) yang digunakan sebagai bungkus anaknya yang hilang dari ayunan di wilayah Sandaan. Ketika itu, Rangga Carita masih kecil. Danau tersebut kemudian diberi nama Situ Cisamping.

Selain asal mula nama Cisamping yang diyakini masyarakat sekitar Desa Batukaras secara turun temurun, terdapat juga kepercayaan bahwa Situ Cisamping merupakan kerajaan dari segala jenis siluman di alam gaib. Adapun nama dua siluman yang disebutkan berada di Situ Cisamping yaitu Si Gundul dan Si Pocol. Diantara kedua siluman tersebut, Si Gundullah yang paling jahil. Dengan adanya kepercayaan ini, maka pengunjung Situ Cisamping disarankan untuk selalu menjaga sopan santun, kebersihan, dan sikapnya.

Situ Cisamping dapat diakses dengan mudah karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari jalan utama menuju Pantai Batukaras dari arah Cijulang. Akses jalur menuju Situ Cisamping dari beberapa kota besar terdekat pun tidak sulit. Berikut adalah uraian pencapaian menuju Situ Cisamping dari beberapa kota besar terdekat.

TASIKMALAYA – CIMERAK – SITU CISAMPING

Arahkan kendaraan menuju Salopa melalui Gunungtanjung. Setiba di Salopa, tepatnya di persimpangan pada koordinat -7.509751, 108.269383, ikuti terus jalan utama ke arah Selatan (Cikatomas). Patokan berikutnya adalah alun-alun Kecamatan Cikatomas. Setelah melewati alun-alun dan pasar Cikatomas, akan ditemui SPBU di kiri jalan. Tepat di samping SPBU ada persimpangan jalan yang berada pada koordinat -7.627060, 108.262461.

Ambil arah kiri di persimpangan tersebut menuju Kecamatan Pancatengah. Jalur ini juga merupakan jalur yang sama menuju Curug Dengdeng Cikatomas yang terletak tepat di perbatasan Kecamatan Cikatomas dengan Kecamatan Pancatengah. Patokan berikutnya yaitu pusat Kecamatan Pancatengah. Setelah melewati alun-alun Kecamatan Pancatengah, ikuti terus jalan utama ke arah pesisir Selatan. Patokan berikutnya adalah Kecamatan Cimerak.

Setelah mengikuti jalan utama Kecamatan Cimerak, ujung jalan akan bercabang menjadi pertigaan pada koordinat -7.749063, 108.439530. Ambil arah kiri pada koordinat ini menuju Kecamatan Cijulang. Pertigaan ini merupakan pertemuan jalur Tasikmalaya – Cimerak dengan jalur Lintas Selatan Jawa Barat. Ikuti jalan utama hingga tiba di pertigaan tepat sebelum jembatan Cijulang. Pertigaan tersebut berada pada koordinat -7.734606, 108.452322. Ambil arah kanan menuju jalur utama objek wisata Pantai Batukaras melalui Jalan Batukaras.

Ikuti Jalan Batukaras hingga bertemu pertigaan pada koordinat -7.739229, 108.472959. Ambil arah kanan pada pertigaan ini. Tidak jauh dari pertigaan, di sisi kanan jalan (jika dari arah Cijulang) akan terdapat gapura Situ Cisamping. Gapura Situ Cisamping berada pada koordinat -7.742766, 108.475281. Total pembacaan jarak dan waktu tempuh pada peta yaitu 85 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam 3 menit.

BANJAR – PANANJUNG (PANTAI PANGANDARAN) – SITU CISAMPING

Arahkan kendaraan mengikuti jalan utama menuju objek wisata Pantai Pangandaran. Setiba di kawasan wisata Pantai Pangandaran, ambil jalur menuju Cijulang. Ikuti terus Jalan Raya Cijulang hingga tiba di alun-alun Kecamatan Cijulang. Patokan berikutnya dari alun-alun Kecamatan Cijulang adalah kawasan wisata Cukangtaneuh. Setelah melewati jembatan Cijulang, akan ditemui pertigaan pada koordinat -7.734605, 108.452313. Ambil arah kiri pada persimpangan ini.

Jalur ini merupakan jalur yang sama dengan yang menuju objek wisata Pantai Batukaras. Ikuti Jalan Batukaras hingga bertemu pertigaan pada koordinat -7.739229, 108.472959. Ambil arah kanan pada pertigaan ini. Tidak jauh dari pertigaan, di sisi kanan jalan (jika dari arah Cijulang) akan terdapat gapura Situ Cisamping. Gapura Situ Cisamping berada pada koordinat -7.742766, 108.475281. Total pembacaan jarak dan waktu tempuh pada peta yaitu 84,1 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam 3 menit.

CIAMIS – CIJULANG – SITU CISAMPING

Terdapat dua jalur yang dapat dipilih jika berangkat dari Kota Ciamis. Jalur pertama yaitu yang melalui Manonjaya, dan jalur kedua adalah yang melalui Banjar. Jika memilih melalui Banjar, maka, jalur yang ditempuh sama dengan jalur yang menuju kawasan objek wisata Pantai Pangandaran.

Bila memilih jalur Manonjaya, dari Kota Ciamis arahkan kendaraan menuju Jembatan Cirahong. Jembatan Cirahong merupakan salah satu landmark Kota Tasikmalaya yang berada di Kecamatan Manonjaya. Setelah melewati Jembatan Cirahong, patokan berikutnya adalah alun-alun Kecamatan Manonjaya. Setelah melewati alun-alun Kecamatan Manonjaya, patokan berikutnya adalah Kecamatan Gunungtanjung.

Ikuti jalan utama Manonjaya – Gunungtanjung. Setelah melewati Gunungtanjung, ikuti terus jalan utama menuju Salopa melalui Jalan Raya Salopa. Jalur yang akan dilalui merupakan jalur yang sama dengan jalur Tasikmalaya – Cimerak – Situ Cisamping yang sudah diuraikan sebelumnya. Total pembacaan jarak dan waktu tempuh pada peta yaitu 82,5 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam 53 menit.

Lokasi Situ Cisamping berada tidak jauh dari permukiman penduduk dan berada diantara kawasan wisata Batukaras dan Cijulang, sehingga jika harus bermalam, sudah banyak tersedia akomodasi di sekitar Situ Cisamping. Kondisi jalan, baik dari Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar sudah hampir seluruhnya dengan kondisi baik. Hanya arus lalu lintasnya saja yang akan lebih sepi ketika menjelang sore hari. Kawasan Pangandaran, Batukaras, dan Cijulang merupakan kawasan wisata yang sangat ramai ketika akhir pekan.

Sumber lainnya:

http://www.pangandarannews.com/2016/10/situ-cisamping-batukaras-dan-mitosnya.html

http://ngabolangngabolang.blogspot.co.id/2015/05/situ-cisamping.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s